Jumat, 23 Juni 2017/28 Ramadhan 1438 H|08:46 WIB
Anda berada di: Berita
Banner Atas

Berita

Operasi Pasar Dapat Menjaga Kestabilan Harga

Operasi Pasar Dapat Menjaga Kestabilan Harga

Painan, Juni 2017--Untuk menjaga kestabilan harga, serta membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok menyambut Hari Raya Idul Fitri 1438 Hijriah tahun 2017, pemerintah daerah (Pemda) Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) menggelar operasi pasar.

Langkah itu dilakukan agar kekuatiran terhadap kelangkaan kebutuhan bahan pokok, dan juga lonjakan harga, tidak terjadi di daerah itu.

Demikian dikatakan Bupati Pessel, Hendrajoni Sabtu (17/6) terkait dengan digelarnya operasi pasar murah di beberapa titik di daerah itu selama bulan ramadhan hingga memasuki Hari Raya Idul Fitri 1438 Hijriah tahun 2017.

" Walau harga beberapa kebutuhan pokok menjelang Hari Raya Idul Fitri 1438 Hijriah tahun 2017 di Pessel cukup stabil dan juga aman, namun operasi pasar tetap dilakukan. Tujuanya agar kekuatiran terjadinya lonjakan harga bisa diantisipasi di daerah ini," katanya.

Dijelaskanya bahwa kebutuhan pokok yang dijual dalam kegiatan pasar murah itu adalah dibawah harga pasar, sebab pemerintah melakukan subsidi.

" Agar benar-benar bermanfaat bagi masyarakat, sehingga operasi pasar murah ini hanya berlaku bagi masyarakat umum, atau tidak bagi para Pegawai Negeri Sipil (PNS)," ujarnya.

Dikatakanya bahwa beberapa kebutuhan pokok yang dijual melalui operasi pasar murah itu diantaranya,  minyak goreng, ayam potong, gula, daging sapi, telur dan lainnya.

Sedangkan Kepala Dinas Koperasi UMKM Perdagangan dan Perindustrian Pessel, Azral mengatakan bahwa operasi pasar di daerah itu digelar di semua kecamatan pada titik-titik yang sudah ditentukan dan juga terjadwal.

" Karena juga digelar di kecamatan-kecamatan, sehingga semua warga Pessel dapat terlayani. Termasuk juga warga Kota Painan sebagai mana di gelar di pekarangan rumah dinas Bupati saat ini (kemaren red)," jelasnya.

Dikatakan lagi bahwa beberapa jenis kebutuhan yang mendapat subsidi langsung pemerintah diantaranya, ayam potong, daging sapi, dan telur ayam ras.

" Daging ayam potong, disubsidi sebesar Rp 7500 per kilogram, daging sapi Rp 15 per kilogram, dan telur ayam ras sebesar Rp 5000 pula per lapiak. Batas pembelian per orang juga dilakukan pembatasan, berdasarkan kupon yang disediakan," jelasnya.

Ditambahkan lagi bahwa gula pasir dan ayam minyak goreng yang harganya Rp 12 ribu per kilogram, masing-masing masyarakat hunya dibolehkan membeli paling banyak 3 kilogram. (05) 

Share on:

Komentar

Kirim Komentar

Nama Lengkap
Alamat/Kota
E-mail
URL Website/Blog
Komentar