Selasa, 24 Oktober 2017/3 Safar 1439 H|09:16 WIB
Anda berada di: Berita
Banner Atas

Berita

Pemerataan Tenaga Bidan Dapat Menekan Kematian Bayi Dan Ibu Melahirkan

Painan, Agustus 2017--Untuk menekan angka kematian bayi dan ibu melahirkan, pemerintah daerah (Pemda) Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), melakukan pemerataan penempatan tenaga bidan.

Pemerataan yang dilakukan sejak tahun 2019 lalu pada daerah-daerah terpencil dan sulit dijangkau itu, tersebar di 182 nagari pada 15 kecamatan yang ada.

Kepala Dinas Kesehatan Pessel, Syahrizal Antoni mengatakan kepada pesisirselatan.go.id Jumat (11/8) bahwa bidan memiliki peran penting dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

Agar bisa menjangkau kepada semua masyarakat hingga ke daerah terpencil, maka dilakukan pemerataan penempatan.

" Pemerataan tenaga bidan hingga kepelosok daerah terpencil ini, akan terus dilakukan, dengan tujuan agar semua masyarakat bisa tersentuh oleh pelayanan kesehatan di daerah ini," katanya.

Dijelaskan bahwa langkah itu juga memberikan keuntungan bagi masyarakat dalam meningkatkan sosialisasi kesehatan terhadap ibu hamil, ibu menyusui dan bayi dalam menekan kematian ibu melahirkan dan kematian bayi.

Saat ini jumlah tenaga bidan di daerah itu sudah mencapai sebanyak 738 orang. Sedangkan tenaga perawat sebanyak 508 orang, dan Dokter umum sebanyak 45 orang pula.

"  Mereka ini memberikan pelayanan kepada masyarakat pada 36 Puskesmas yang terdiri dari 7 Puskesmas berjalan, 11 unit Puskesmas rawatan, 18 Puskesmas keliling, 91 unit Pustu, 652 Posyandu, 284 Polindes, serta 1 unit Rumah Sakit (RS)," jelasnya.

Ditambahkanya bahwa dengan ketersedian tanaga medis beserta sarana pendukung itu, sehingg upaya Pessel untuk meningkatkan derajat kesehatan bisa lebih maksimal lagi di masa datang.

" Walau dari jumlah itu masih dibutuhkan kekurangan-kekuranganya agar pelayanan masyarakat pada 15 kecamatan yang ada lebih maksimal lagi. Namun semua itu bisa dilakukan secara bertahap. Sebab Pessel memang tengah serius mengejar target penurunan angka kematian bayi menjadi 13 per 1.000 kelahiran hidup dan terget penurunan angka kematian ibu menjadi 102 per 100.000 kelahiran hidup," tutupnya. (05) 

Share on:

Komentar

Kirim Komentar

Nama Lengkap
Alamat/Kota
E-mail
URL Website/Blog
Komentar