Selasa, 24 Oktober 2017/3 Safar 1439 H|09:17 WIB
Anda berada di: Berita
Banner Atas

Berita

Sekda Ingatkan Sosialisasi Bahaya Narkoba Perlu Terus Ditingkatkan

Painan, Agustus 2017 --Karena tingginya kerawanan pengaruh bahaya narkoba di lingkungan masyarakat terutama bagi kalangan pelajar dan mahasiswa, maka kepada Tim Pencegahan dan Penaggulangan Narkotika (TP2 Narkotika) diminta untuk terus memaksimalkan pengawasan dan sosialisasinya.

Pengawasan dan sosialisasi itu, juga diharapkan gencar dilakukan di Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), terutama sekali dikalangan pelajar dan mahasiswa.

Sebab sebagai daerah penyanggah yang berbatasan langsung dengan dua provinsi tetangga yakni Provinsi Jambi dan Bengkulu, daerah itu bisa menjadi lahan empuk  peredaran narkoba di Sumbar.

Demkian disampaikan Sekretaris daerah (Sekda) Pessel, Erizon kepada pesisirselatan.go.id Jumat (11/) kepada pesisirselatan.go.id terkait tingginya kerawanan pengaruh pengedaran narkoba di daerah itu dibanding daerah-daerah lainya di Sumbar.

Dikatakanya bahwa melalui sosialisasi bahaya dampak narkoba itu, maka dengan sendirinya masyarakat ikut berpartisipasi melakukan pengawasan, serta berupaya pula untuk menjauhkanya supaya tidak memberikan dampak atau pengaruh terhadap lingkungan, pelajar dan mahasiswa.

" Dari itu kepada TP2 Narkotika dalam melakukan sosialisasi hendaknya mengimbau masyarakat agar selalu meningkatkan kewaspadaan terhadap peredaran dan pengaruh narkoba. Karena, zat terlarang tersebut sangat berbahaya  bagi kelangsungan kehidupan baik secara fisik maupun psikis penggunanya," ungkap Sekda.  

Menurut Erizon, narkoba akan mudah masuk ke daerah itu  kalau tidak adanya pengawasan dan kepedulian masyarakat terhadap lingkungan.

" Dikatakan demikian, karena Pessel selain berbatasan langsung dengan Kota Padang ibu kota Provinsi Sumbar, juga berbatasan langsung dengan dua provinsi lainya. Dua provinsi itu diantaranya, Provinsi Bengkulu, dan Jambi," jelasnya.

Dari itu dia berharap agar seluruh elemen benar-benar bersatu memberantas peredaran dan penggunaan narkoba, apalagi di kalangan remaja yang memang dinilai sangat rentan terhadap pengaruh narkoba.

" Usia remaja sangat rentan terhadap pengaruh narkoba. Dari itu, mereka harus diberikan penyuluhan tentang bahaya narkoba secara berkelanjutan. Disamping juga pendidikan agama dengan cara memperkuat keimanan. Namun yang pasti, setiap individu memiliki tanggung jawab moral dalam mengawasi lingkunganya. Karana melalui langkah itu, ruang gerak para pengedar akan semakin sempit," tutupnya. (05) 

Share on:

Komentar

Kirim Komentar

Nama Lengkap
Alamat/Kota
E-mail
URL Website/Blog
Komentar