Selasa, 24 Oktober 2017/3 Safar 1439 H|09:20 WIB
Anda berada di: Pengumuman
Banner Atas

Pengumuman

Hari Statistik Nasional (HSN)

Hari Statistik Nasiona (HSH)
Peringatan Hari Statistik Nasional 2017 Kerja Bersama dengan Data

Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Selamat pagi dan salam sejahtera bagi kita semua

Om swastiastu

Namo buddhaya

Di pagi yang Insya Allah penuh berkah ini, marilah kita panjatkan puji dan syukur ke hadirat Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa, atas limpahan rahmat dan karunia-Nya sehingga kita dapat kembali memperingati Hari Statistik Nasional (HSN) setiap tanggal 26 September. HSN bukanlah hari ulang tahun BPS, melainkan hari diundangkannya UU No.7 Tahun 1960 tentang Statistik, sehingga HSN bukan hanya milik insan BPS tetapi milik seluruh bangsa Indonesia. 2

Semangat perayaan HSN sejatinya adalah upaya membangun kesadaran masyarakat akan pentingnya data statistik. Presiden Joko Widodo sangat sadar akan pentingnya statistik dan memberikan kepercayaan yang luar biasa kepada BPS. Bahkan pada beberapa kesempatan, beliau menekankan agar Kementerian/ Lembaga menggunakan dan mengacu pada data BPS sebagai satu-satunya referensi dalam pengambilan kebijakan pembangunan. Tidak pernah sekalipun Presiden melakukan intervensi atas data yang BPS hasilkan. Yang beliau lakukan adalah mengidentifikasi permasalahan-permasalahan yang masih dihadapi berdasarkan data BPS, kemudian berusaha mencari solusinya.

Seiring meningkatnya kepercayaan Pemerintah dan masyarakat kepada BPS, maka saat ini BPS menghadapi banyak tantangan, yaitu peningkatan ragam dan kualitas data yang harus disediakan, perkembangan teknologi, serta tuntutan stakeholders untuk terus memperoleh data yang berkualitas dan mudah diakses.

Dengan demikian, ke depan BPS akan terus berupaya menyempurnakan metodologi dan mengintegrasikan berbagai survei sehingga pengumpulan data dapat berjalan lebih efektif dan efisien. Selain itu BPS juga akan melakukan evaluasi produk-produk yang telah dihasilkan, seberapa jauh dimanfaatkan oleh para pengguna data. Permintaan kerja sama pun akan diseleksi dan difilter sehingga kita bisa meminimalisir melakukan survei baru. Perlu disadari bahwa betapa sulit dan mahalnya mengumpulkan data. Untuk itu BPS sebagai penyedia official statistics harus dapat memberikan data yang betul-betul memotret fakta di lapangan secara objektif dan akurat dengan metodologi yang sudah baku dan sesuai dengan standard internasional. Data BPS memang tidak mampu menyenangkan semua pihak. BPS menyajikan data untuk menunjukkan kondisi yang sebenarnya. Bila data yang dirilis BPS tidak sesuai dengan ekspektasi, maka seharusnya itu menjadi warning untuk segera melakukan perbaikan agar tujuan pembangunan dapat tercapai. 
Tema peringatan HSN tahun ini adalah "Kerja Bersama dengan Data" yang merupakan seruan bagi seluruh elemen bangsa untuk bekerja bersama, membangun Indonesia, dengan mengacu kepada statistik sebagai landasannya. Kerja bersama ini juga sangat diperlukan dalam upaya kita mewujudkan capaian Sustainable Development Goals (SGDs). Setiap Kementerian/Lembaga termasuk pemerintah daerah memiliki tanggung jawab untuk memenuhi indikator SDGs dan mengintegrasikannya dalam berbagai perencanaan program dan kebijakan di masing-masing instansi. Untuk itu kepada seluruh jajaran BPS dapat mendukung upaya pemenuhan indikator SDGs ini, terutama pengumpulan statistik sektoral oleh K/L dan pemerintah daerah. Dukungan yang diberikan tentu harus sesuai dengan porsi dan kapasitas BPS. Ini juga bagian dari langkah BPS dalam memperkuat Sistem Statistik Nasional (SSN). Saudara-saudara, Sebelum mengakhiri sambutan ini, sekali lagi saya ucapkan "Selamat Hari Statistik Nasional Tahun 5 

Lampiran(1)

Nama: Hari Statistik Nasiona (HSH)
File: 0310171011_20170926-sambutan-kepala-bps-pada-apel-hsn-2017-revisi-wid.pdf(390.17 KB)
Ket:

Share on:

Pengumuman lainnya

Komentar

Kirim Komentar

Nama Lengkap
Alamat/Kota
E-mail
URL Website/Blog
Komentar